"...Saat duniaku tertawa, dan dipenuhi bintang
Kau kadang menghilang
Tapi kau slalu ada disaat ku merasa lemah
Tapi kau slalu ada disaat ku merasa lemah
Jangan pernah menghilang
Langkahku tak berarti tanpamu
Langkahku tak berarti tanpamu
Kegembiraan ini takkan pernah ada
Berdiri tegak menantang arah
Berdiri tegak menantang arah
Dan kau sahabatku, mari kita bersulang!"
(Jerinx, Superman Is Dead)
Lagi-lagi permasalahan persahabatan datang kepada diriku, seorang teman baru saja bercerita dan dia mengatakan bahwa dia sudah dikhianti seorang temannya. Lalu aku bertanya, "lho kok bisa dikhianati?" kalo ada sahabat yang sudah menghianati sahabat yang lain, itu bisa dibilang bukan sahabatnya lagi... Mereka berdua menghadapi permasalahan yang sama, bisa diibaratkan mereka sedang menghadapi seekor macan, macan itu seakan menerka mereka berdua. Tetapi satu dari mereka berusaha menjerumuskan dan mendorong yang satunya untuk dimakan macan itu, lalu dia pun bisa lari untuk menyelamatkan dirinya sendiri...
aku pun menjawab, "Wah kurang ajar banget tuh!".... Sahabat kok bisa tega seperti itu? Makanya kamu berhati-hatilah dalam berteman. Sebenaranya seorang sahabat itu pasti datang membantu dimana kita benar-benar dalam kesusahan, bukan satunya menjerumuskan... satu hal yang harus dipertanyakan ke diri kita masing-masing. Kenapa kita itu berteman? apakah ketulusan dari hati kita untuk berteman atau kita mengincar kepentingan pribadi dalam berteman (something behinds di pertemanan kita)... so just ask yourself!

sahabat tuh seperti ini lho, saling merangkul....
Thanks juga buat Sahabat dan temanku yang selalu memberikan diriku inspirasi hingga hari ini.