” I don’t think you have to be wearing stars on your shoulders or a title to be a leader.
Anybody who wants to raise his hand can be a leader any time”
- General Ronal Fogelman, US Air Force –
Betapa menyenagkan bisa mengikuti program yang diadakan oleh PT. Djarum ”Dare to be a leader”, karena untuk menjadi peserta dalam training ini pun harus diseleksi secara ketat. Alhasil, jumlah peserta yang bisa mengikuti acara ini ada 80 mahasiswa dari Yogyakarta dan Jawa tengah. Sayangnya, kursi yang diberikan untuk Universitas dimana saya belajar hanya ada 7. Jadinya agak sedikit kecewa, karena Universitas Negeri mendapatkan kursi yang lebih banyak, berkisar antara 15 – 25 kursi. Hilda, salah satu rekan dari UMY mengatakan bahwa masih ada streotype kalau universitas swasta masih diremehkan atau dimarginalkan. Padahal sekarang Universitas swasta dan negeri tidak ada bedanya.
Training berlangsung selama dua hari yang sedikit meletihkan. Tetapi untungnya, kita bisa menginap gratis di Hotel Quality Jogja selama semalam. Soal makanan tidak diragukan lagi, pokoknya perbaikan gizi buat yang kost.
Apa yang bisa saya tangkap dalam training ini adalah bahwa seorang pemimpin sejati muncul ketika seseorang menemukan visi dan misi hidupnya, ketika terjadi kedamaian dalam diri (inner peace) dan membentuk bangunan karakter yang kokoh, ketika setiap ucapan dan tindakannya mulai memberikan pengaruh kepada lingkungannya, dan ketika keberadaannya mendorong perubahan dalam organisasinya. Leadership is to move people to a common goal.
Training ini sangat berguna untuk para generasi muda untuk menghadapi tantangan dan kompetisi global. Dalam menghadapi tantangan yang ada, maka yang diperlukan setiap orang adalah sebuah landasan mental yang positif.
Positif terhadap orang lain
Positif terhadap perubahan
Positif terhadap masa depan
Karena ada dua hal yang bisa mengantar kita untuk menuju ke pintu kesuksesan, yaitu:
- sikap postif
- Tekad untuk selalu belajar
- sikap postif
- Tekad untuk selalu belajar